Minggu, 18 April 2010

kita berencana Alloh yang menentukan

masih terasa kantuk karena semalaman di perjalanan temanggung - jakarta. terimakasih safari dharma jaya (ekonomi) telah mengantarku sampai di tempat kerjaku agi.
kemarin (sabtu dan minggu) di temanggung aku melihat-lihat rumah yang akan ku beli, luas tanah 162 m2 luas bangunan 186 m2. cukup luas untuk kami bertiga, dengan 2 kamar tidur di bawah dan 2 kamar tiur diatas. ruang tamu, garasi, 3 kamar mandi dan dapur, kurasa calon rumah kami tersebut sudah lebih dari cukup. cuma kondisi sekarang belum siap untuk ditempati. belum ada langit-langit, lantai belum di keramik. dll. intiya masih membutuhkan biaya yang cukup banyak untuk renovasi.
kami (saya dan istri) merencanakan renovasi rumah tersebut dapat selesai sampai akhir 2010 ini, supaya dapat ditempati. ya Alloh, beri kami kekuatan untuk menyelesaikannya...
teriring doa dan usaha saya mohon kepada MU untuk mengijabah doa kami. Amin 3x.

Kamis, 15 April 2010

mudik

hari ini aku bahagia sekali...
sore ini aku pulang ke kampung..
ada acara yang harus di kerjakan. mudah-mudahan semuanya lancar.

Rabu, 14 April 2010

sadar diri

aku dilahirkan oleh keluarga aparat pemerintah. bapakku seorang polisi, sekarang sudah pensiun.dan ibuku waktu mdanya dulu adalah pedagang di pasar. tapi sejak melahirkan anak pertama-kakaku-ia berhenti berjualan sampai sekarang. adakah mengalir darah pedagang didalam tubuhku...? akan kucoba...
dalam waktu dekat ini aku akan pindah rumah dai lahat sumatera selatan ke temanggung jawa tengah. mindahin istriku ke sana karena posisiku sekarang di jakarta. jadi lebih dekat. di temanggung aku akan membei rumah. dan berharap dari rumah ini bisa berkembang bisnis yang besar.. Ya Alloh berilah kami kekuatan...

15 april 2010,

satu hari setelah tragedi berdarah di tanjung priok.
wah ngeri kalao lihat berita di tivi. aparat melawan rakyat.. korban berada di kedua belah pihak..
padahal beberapa waktu yang lalu baru saja aku sama temen2 tim penilai, melakukan penilaian di daerah rawa badak koja jakarta utara, deket banget dengan lokasi berdarah itu...

jarum jam menunjukkan pukul 14.33

baru 2 hari yang lalu saya bertemu dengan komunitas TDA (tangan di atas). hati ini mulai resah, membaca postingan mas hadi kuntoro, tergerak hati ini untuk memulai hal baru, yaitu menggaji diri sendiri tanpa meminta dari bos/pemberi kerja. walau selama ini saya berada di posisi TDB (tangan di bawah) atau orang yang menerima gaji tiap bulan atau karyawan.
kalau mas hadi kuntoro, apakah ia bangga ada yang terbius oleh postingannya, atau malah tertawa. seyakin-yakinnya pasti mas hadi bangga.
membaca postingan beliau, seperti mendidih darah muda ini. selama ini saya hanya orang yang selalu tergantung dari uang gaji tiap bulan, dengan rutinitas berangkat pagi pulang sore. begitu tiap hari waktuku tergadai. nun jauh disana istri dan anakku selalu berharap kedatanganku tiap sabtu pagi...
dengan penghasilan 5 juta setiap bulan, dipotong cicilan rumah dan biaya hidup di jakarta, rasanya gaji tiap bulan hanya untuk hidup 3 minggu...
adakah menjadi TDA dapat menyelesaikan semua keluhanku ini..
KELUARGA, bagaimanapun menjadi prioritas utamaku..
waktuku, gajiku, hampir semuanya untuk keluarga (harapanku)
tapi sekarang yang terjadi justru sebaliknya...
Ya Alloh tolonglah aku. jadikan aku manusia yang kuat.